Siswa Bicara Pengendalian Diri

Pendidikan Budi Pekerti

Oleh Vedanta Maha Karuna (Kelas VIA)

Pengendalian diri dianggap sumber mulia budi pekerti karena bisa membuat diri tenang, tidak terbutu-buru, tidak tergesa-gesa, dan tidak ceroboh dalam melakukan segala sesuatu.

Yang dimaksud pengenalian diri adalah menahan dan mengarahkan segala keinginan dan perasaan kita agar sesuai dengan norma yang berlaku dalam masyarakat.

Kita harus mampu melakukan pengenalian diri dengan baik karena bisa membuat diri kita tenang dalam menghadapi setiap persoalan hidup.

Hal-hal yang harus didasari oleh pengendalian diri dengan baik misalnya dalam hal bertutur kata, melaksanakan pekerjaan, dan bertingkah laku.

Ciri-ciri orang yang menunjukkan bahwa seseorang mampu mengendalikan diri misalnya tidak mudah marah, tidak mudah terpanjing kemarahan orang lain, sabar dan teliti dalam melakukan pekerjaan sehingga hasilnya baik tenang dalam menghadapi masalah kehidupan, tidak tergesa-gesa dan tidak lupa diri jika disanjung, tidak mudah marah jika dihina, tidak berputus ada jika menghadapi masalah, tidak mudah terpengaruh oleh ajakan teman-teman yang menyesatkan dan membahayakan.

Meditasi : Belajar Mengendalikan diri

Kalau orang-orang yang hidup dalam masyarakat tidak dapatmengendalikan diri tentu akan timbul berbagai persoalan berupa akibat sikap kurang mampu mengendalikan diri. Akibatnya, orang bersangkutan selalu marah-marah, tidak teliti, sombong, dan iri hati.

Contoh kasus kejadian yang berkaitan dengan tindakan yang tidak didasari pengendalian diri misalnya terjadi perkelahian masal, kerusuhan, saling ejek yang berpuncak pada perkelahian, sombong akibat selalu dibupi, dan menghina orang lain karena bernasib baik terus.

Tentu masih banyak persoalan yang dapat diungkapkan tentang pembelajaran budi pekerti terutama tentang pengendalian diri. Tapi untuk kali ini saya hanya mampu mengungkapkan sebatas itu. Semoga ada manfaatnya.

Tulisan Lain: