Sejarah Singkat SD Saraswati 6 Denpasar

Perkembangan dan penyebaran penduduk di wilayah Denpasar bagian utara sangat pesat. Dari tahun ke tahun jumlah penduduk di wilayah ini semakin padat. Kepadatan penduduk itu membutuhkan sembaga pendidikan yang sanggup menampung anak-anak usia sekolah, terutama usia sekolah tingkat dasar. Mengingat kondisi seperti itu, Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati Denpasar merasa perlu mendirikan sekolah dasar swasta.

Di wilayah ini memang sudah terdapat sekolah dasar negeri. Akan tetapi, sekolah dasar negeri yang ada tampaknya tidak cukup untuk menampung usia sekolah yang semakin lama semakin meningkat. Di samping itu, di wilayah ini perlu adanya sekolah alternatif selain sekolah

negeri. Dengan pertimbangan itulah Yayasan PR Saraswati semakin mantap mewujudkan keinginan mendirikan sekolah dasar swasta.
Di samping itu, berdirinya sekolah ini tidak terlepas dari pemanfaatan gedung sekolah yang telah dimiliki yayasan. Gedung sekolah yang dimaksud adalah gedung SLUA IV Saraswati yang ditutup karena tidak mendapat siswa.

Setelah sekolah itu ditutup, gedung tersebut sempat ditempati oleh sekolah menengah kejuruan, yaitu Sekolah Menengah Teknologi Kerumahtanggaan (SMTK) Saraswati

made sarjana)

Denpasar yang sebelumnya berlokasi di sebelah utara. Dengan kata lain, gedung yang semula untuk SLUA IV Saraswati dialihfungsikan untuk SMTK Saraswati Denpasar.
Hal lain lagi sebagai bahan pertimbangan adalah semakin meningkatnya persepsi masyarakat terhadap citra sekolah dasar swasta. Terlebih lagi, pendidikan pada tingkat SD sangat perlu diupayakan sebaik-baiknya karena merupakan dasar bagi pendidikan selanjutnya. Untuk itu perlu banyak sekolah dasar yang berkualitas didirikan, baik negeri maupun swasta.
Adapun sejarah berdirinya SD Saraswati 6 Denpasar, SD Saraswati yang paling bungsu saat ini di lingkungan PR Saraswati adalah sebagai berikut.
SMTK Saraswati berlangsung selama 6 tahun dari tahun 1989 sampai tahun 1995. Pada tahun ajaran 1995/1996, sekolah tersebut tidak mendapat siswa baru maka sekolah itu pun ditutup. Selanjutnya, untuk memanfaatkan gedung yang ada didirikan taman kanak-kanak dengan nama TK IV Saraswati Denpasar.
Untuk itu, ketua yayasan menugaskan kami dibantu oleh beberapa orang mencari murid TK untuk dididik pada TK IV Saraswati Denpasar yang berdiri pada tanggal 17 Juli 1995, dan saya ditunjuk sebagai kepala taman kanak-kanak tersebut. Dalam waktu singkat 17 orangtua mendaftarkan anaknya pada TK IV Saraswati Denpasar. Dibantu oleh beberapa orang guru, TK IV Saraswati Denpasar pun berjalan dengan baik dan masih tetap berjalan sampai sekarang.
Setelah berdiri dan berjalan selama tiga tahun perkembangan TK IV Saraswati cukup bagus. Namun, persoalan berikutnya pun timbul, yaitu ke mana tamatan TK IV Saraswati Denpasar itu disalurkan. Dengan maksud untuk membantu para orangtua tamatan TK IV Saraswati Denpasar melanjutkan pendidikan anak-anaknya, maka dirasa perlu juga mendirikan sekolah swasta dibawah naungan PR Saraswati dalam satu areal dengan TK IV Saraswati Denpasar.
Ketua Yayasan PR Saraswati Denpasar kembali menugaskan kami melakukan pendekatan terhadap orangtua TK IV Denpasar. Sebanyak 19 orangtua TK memberi kepercayaan kepada kami untuk mendidik anak-anak mereka di sekolah dasar yang akan didirikan yayasan. Dengan jumlah calon siswa tersebut maka syarat pendirian sekolah sudah terpenuhi. Tindak lanjut pengurusan sekolah tersebut ke Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,Wali Kota Denpasar, DPRD, dan Kantor Gubernur pun dilakukan.
Setelah ditindaklanjuti maka Yayasan PR Saraswati Denpasar mendapat izin untuk membuka sekolah dasar yang kemudian diberi nama SD Saraswati 6 Denpasar dengan izin operasional yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Bali. Ketika itu yang selaku pimpinan adalah Drs. Beratha Subawa. Surat izin tersebut bernomor : 117/I.19.F/Kep/DS/99 tertanggal 26 Mei 1999 dikeluarkan di Denpasar tentang izin operasional Sekolah Dasar Saraswati 6 Denpasar.
Kemudian, disusul dengan penerbitan Keputusan Wali Kota Denpasar Nomor: 344 Tahun 2001 tentang izin mendirikan Sekolah Dasar Saraswati 6 Denpasar yang ditetapkan di Denpasar tertanggal 6 April 2001.
Dengan surat izin sudah ada ditangan, kami menjadi lebih mantap melangkah untuk mengembangkan, memajukan, dan selalu berusaha meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dasar ini. Setelah mendapat izin SD Saraswati 6 Denpasar mulai menjalankan tugas pada tahun ajaran 1998/1999 dengan jumlah siswa 22 orang, dan setiap tahun mengalami penambahan. (Kepala SD Saraswati 6 Denpasar)