Untuk pertama kalinya, MB Gita Swuara Sandhi asuhan Yayan Fikriyanto, merebut Juadrumbandra Umum dalam kompetisi marching band untuk tingkat SD. Sejak awal ikut kompetisi pada tahun   2001, MB Gita Suara Sandhi SD Saraswati 6 Denpasar, baik dalam Langgam Indonesia maupun event-event kecil lain, paling banter menduduki posisi kedua. Akan tetapi, dalam kriteria tertentu, apa dan di mana pun event itu selalu MB Gita Swara Sandhi menduduki peringkat pertama, seperti kriteria percusion dan horn line. Untuk aspek ini, selalu dapat dipastikan Gita Swara Sandhi menduduki juara pertama. Untuk tingkat nasional pun posisi itu masih tetap keberadaannya.

Kejutan terjadi ketika even Nusa Dua Fiesta yang dilaksanakan oleh Audi Event Management pada tanggal 19 Oktober 2009 di Pantai Nusa Dua, Bali. Hampir seluruh ranah penilaian diraih oleh Gita Swara Sandhi SD Saraswati 6 Denpasar sehingga mendudukkan MB Gita Swara Sandhi dinobatkan menjadi Juara Umum I. Kriteria yang direbut MB GSS SD Saraswati 6 Denpasar, terutama Percusion, Horn Line, dan Color Guard.

Kejutan yang diraih MG GSS SD Saraswati 6 Denpasar itu tercermin dari keraguan anak-anak MBGSS untuk naik panggung menerima penobatan itu. Sehingga di antara mereka saling pandang dan bertanya-tanya dengan sesama anggota. Sampai akhirnya mereka yakin, barulah mereka mantap melangkah untuk menerima piala penobatan itu. Nah, setelah keyakinan itu mantap, barulah mereka histeris meneriakkan suasana kegembiran. Piala yang mereka peroleh pun  tak henti-henti mereka arak. Panas terik matahari tepi pantai tempat even dilaksanakan seolah tak terasa oleh mereka. Begitu pun sorak sorai para guru pendamping siswa.

Itulah kesuksesan yang diperoleh MB GSS  meskipun menurut penjaga gawangnya, Yayan Fikriyanto, terlalu singkat waktu yang tersedia untuk mempersiapkan diri. “Kita mempunyai waktu yang sangat singkat. Dan yang terutama adalah terbatasnya dana yang kita punyai. Karena keterbatasan dana idrumband1tu, kita terpaksa menggunakan perlengkapan dan konstum yang lama. Tapi syukur, anak-anak menampilkan permainan terbaiknya.” kata Kak Yayan, panggilan akrab pelatih Drum Band yang cukup punya nama di tingkat daerah maupun di tingkat nasional.

Selamat kepada siswa-siswa anggota MB GSS atas kesuksesan yang diperoleh dalam even yang bergengsi ini.

Oleh : I Made Sarjana

Pertanyaan, bagaimana caranya agar kita selalu berusaha berpikir positi, mungkin dapat dijawab dengan resep dari seorang motivator kondang Mario Teguh. Mario Teguh menyarankan, setiap muncul keinginan untuk bertindak atau bersikap negatif segeralah ucapkan “that is not me!”, lalu segera lakukan hal-hal yang positif (Baca selengkapnya …….)

(lagi…)

Oleh Made Sarjana

Selalulah berpikir positif! “Positive thinking!” kata orang Eropa alias bule. Itulah petuah yang selalu diucapkan seorang tokoh bijaksana kepada orang yang meminta advis kepadanya.

Pikiran positif akan membawa kita pada sikap yang tidak penuh curiga, atau mengurangi kebiasaan memvonis seseorang berniat kurang baik di baik sikap baiknya, tanpa menghilangkan sikap tetap waspada (Baca selanjutnya)

Akhir Hidupku

Karya : Pricilla Mourine Ham (Kelas VIA)

Tak bisa bejalan

Hanya bisa duduk

Tak bisa berucap

Hanya bisa mendengar

Tinggal menghitung hari

Hidupku pun berakhir

Tak bisa ditunda

Itu kehendak tuhan

Hidupku tak berguna

Hanya bisa merepotkan

Biarlah aku mengakhiri hidupku

Pergi ke alam atas

ALAM DI DESAKU

Oh alamku . . . .

Alamku terbentang luas

Gunung, danau, laut, sungai

Adalah ciptaan tuhan

Banyak penduduk tinggal

Di desa maupun di kota

Kesana kemari

Jerih payah itu ia tidak hiraukan

Desa yang indah, desa yang asri

Itu kebanggaan penduduk di sana

Mereka bekerja keras untuk

Mencari nafkah dan juga kebutuhan hidup

Di sana

Guru Adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Karya Purnami Eka Yanti (Kelas VIA)

Guru adalah abdi negara yang sangat besar jasanya dalam mendidik manusia untuk membentuk mental menjadi manusia yang berguna di masa depan untuk mengisi kemerdekaan ini. Guru ibaratnya seorang pahlawan tanpa menggunakan senjata baik pistol maupun tombak, namun ia mengabdikan diri dengan penuh semangat perjuangan. Berkoar-koar di depan kelas untuk mentranfer ilmu yang dimilikinya.

Guru adalah yang digugu dan ditiru. Maka seorang guru harus menjadi suri teladan di masyarakat menjadi contoh anak-anaknya dan murid-muridnya. Seorang guru harus bisa meningkatkan diri serta disiplin ilmunya sesuai dengan perkembangan zaman guru..Zaman dulu dengan zaman sekarang sangat berbeda, dalam artian guru tidak boleh berpangku tangan saja. Tuntutlah ilmu setinggi mungkin. Belajar seumur hidup. (lanjut………………………..)

(lagi…)

Siswa Bicara Pengendalian Diri

Pendidikan Budi Pekerti

Oleh Vedanta Maha Karuna (Kelas VIA)

Pengendalian diri dianggap sumber mulia budi pekerti karena bisa membuat diri tenang, tidak terbutu-buru, tidak tergesa-gesa, dan tidak ceroboh dalam melakukan segala sesuatu.

Yang dimaksud pengenalian diri adalah menahan dan mengarahkan segala keinginan dan perasaan kita agar sesuai dengan norma yang berlaku dalam masyarakat.

Kita harus mampu melakukan pengenalian diri dengan baik karena bisa membuat diri kita tenang dalam menghadapi setiap persoalan hidup.

Hal-hal yang harus didasari oleh pengendalian diri dengan baik misalnya dalam hal bertutur kata, melaksanakan pekerjaan, dan bertingkah laku.

(lagi…)

Halaman Berikutnya »